Tahukah Anda bahwa satu dari sebelas perempuan dewasa memiliki bisnis? Tahukah Anda bahwa perempuan pengusaha memulai usaha baru dua kali banyaknya dari jumlah manusia? Dunia bisnis dan kewirausahaan tidak lagi milik laki-laki. Perempuan juga mengambil kontrol dalam bisnis, dan melakukan bisnis yang dipasarkan di Internet. Tidak masalah dimana Anda berada. Siapapun Anda, apapun tingkat pendidikan Anda, apapun pengalaman kerja, dan apa saja prestatsi yang sudah anda capai, Anda memiliki kesempatan yang sama untuk sukses di dunia bisnis. Ada peluang luar biasa bagi perempuan untuk memulai bisnis dengan benar berangkat dari rumah mereka yang nyaman, dengan membangun menjadi sesuatu yang dapat menjaga kehidupan mereka, keluarga dan masa depan mereka. Ada perempuan yang siap menekuni dunia bisnis setiap hari dengan segaa resikonya. Walaupun konsep awal bisnis tampaknya menakutkan, sebenarnya terdapat banyak peralatan dan sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda. Keinginan dan semangat untuk berkembang adalah kunci sukses untuk membangun bisnis dengan baik. Ketika kita bisa menjalankan dunia bisnis berbasis rumah, maka kita bisa memiiki keluangan waktu. Seiring dengan hal itu, maka kita akan memperoleh kepuasan, yang nilainya lebih penting daripada mendapatkan tumpukan rupiah. Okay, saatnya bertindak. Anda memiiki banyak kesempatan untuk menjalankan bisnis yang menarik. Saatnya mengambil kesempatan yang ada. Dan, yang perlu anda lakukan adalah mengambil inisiatif untuk menerjuni dunia bisnis. Berikut beberapa saran yang dapat Anda lakukan untuk mulai menekuni dunia bisnis Anda: Pilih sebuah bisnis yang memiliki potensi untuk mendatangkan keuntungan sesuai kebutuhan dan gaya hidup yang anda inginkan. Hindari bisnis yang pada akhirnya akan menjadi sebuah pekerjaan yang mengharuskan Anda bekerja 80-90 jam per minggu untuk menggapai sukses. Tujuan Anda tidak hanya untuk membuat uang, tetapi juga dapat menikmati kehidupan Anda dan memiliki waktu dengan keluarga dan teman-teman. Anda dapat mempelajari segalanya tentang jenis orang yang akan terjun ke pemasaran. Membuat mereka merasa nyaman bekerja dengan Anda, terkait situasi mereka saat ini. Dapatkan pemahaman yang baik megenai periklanan dan promosi usaha, dan mendapatkan profesional untuk membantu Anda yang diperlukan untuk memastikan Anda mendapatkan sesuatu dilakukan secara efisien. Jangan menyerah sebelum Anda berhasil dalam dunia bisnis. Berikan kesempatan bisnis Anda tumbuh. Keberhasilan tidak terjadi dalam sekejap, dan bisnis baru membutuhkan waktu untuk bisa eksis.Bekerja dari rumah untuk menjaga biaya rendah. Jika bisnis Anda dapat dioperasikan dari rumah, maka pasti keuntungan akan semakin melimpah. Komitmen dan tetap fokus. Belajar dari pengalaman dan tetap berkomitmen untuk bekerja. Hindari mengulangi kesalahan, maka anda akan banyak menyelamatkan waktu dan uang Anda. Gunakan teknologi sebagai alat untuk membangun bisnis Anda. Anda dapat menggunakan telepon, komputer, Internet, dan mesin fax agar bisnis Anda berjalan. Lebih penting lagi, dengan menggunakan teknologi juga dapat memungkinkan Anda untuk menjalankan bisnis dari mana saja. Inilah yang dimaksud dengan kebebasan. Segeralah mengambil inisiatif dan langkah dalam dunia bisnis untuk perubahan masa depan Anda!
sumber:
http://www.anneahira.com/
Friday, October 1, 2010
kerja part time
Kesibukan menjalani hari sebagai karyawan kadang membuat jenuh. Apalagi bagi tipe yang mudah bosan. Mungkin Anda termasuk yang demikian.
Merasa senang pada awalnya, namun kemudian merasa tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Tidak sedikit yang mengalami hal ini, memutuskan untuk berhenti bekerja dan beralih menjadi pekerja part time.
Sebenarnya tidak ada masalah dalam hal ini. Bekerja part time penghasilannya juga ada yang tidak jauh beda dengan bekerja fulltime. Hanya saja Anda tidak akan mendapat fasilitas yang sama. Ada kalanya Anda merasa tidak aman jika suatu saat sedang sepi job, sementara pengeluaran tetap berjalan.
Berikut beberapa tips bagi yang menginginkan kerja part time :
1. Sering-seringlah mengikuti event-event, dimana Anda berkesempatan untuk bertemu banyak orang. Ingat, kesempatan bisa datang dimanapun, kapanpun, tanpa bisa Anda prediksi.
2. Selalu membawa kartu nama untuk memasarkan diri dan kompetensi Anda.
3. Penampilan dan skill komunikasi. Hal ini penting, karena dari sini akan terbaca kepribadian kita. Bicaralah dengan bahasa general. Tidak berlebihan. Jangan bicara hal-hal yang sangat sensitif, apalagi menyombongkan diri.
4. Mengembangkan sayap. List kenalan Anda, dan tanyakan pekerjaan mereka. Siapa tahu, ada yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan job. Untuk ukuran pemula, jika mendapat tawaran kerja part time, tidak perlu memasang harga terlalu tinggi. Hitung-hitung untuk menambah pengalaman dan CV Anda.
5. Kembangkan minat dan kemampuan, seperti : mengajar les privat, membuat script, desain web, blogging, ngedit video, menjadi SPG, dan lain sebagainya. Yakinlah, suatu saat pasti ada kesempatan untuk menguji kemampuan Anda. Setidaknya, bakat yang Anda miliki menjadi competitive skill tersendiri.
6. Jika sudah memiliki 'nama', Anda bisa memasang harga. Tetapkan standar fee minimal untuk pekerjaan kamu. Hal penting yang perlu diperhatikan saat melamar kerja part time adalah kejelasan job desc dan work load. Jika Anda dibayar 20.000 untuk mengerjakan A, jangan mau dibayar 20.000 jika ternyata di lapangan Andamengerjakan ABCD. Sebagai gantinya, kerjalah dengan profesional. Nilai 20.000 rupiah yang dibayarkan kepada Anda adalah nilai yang ditukarkan dengan pekerjaan yang bernilai 20.000.
Nah, berikut beberapa jenis kerja part time yang bisa Anda lakukan :
1. Menjadi asisten Lab atau asisten dosen. Jika Anda dekat dengan dosen, banyak proyek besar yang bisa dikerjakan. Tentu saja jika kesempatan ini ada ketika Anda masih berstatus mahasiswa.
2. Manfaatkan search engine, banyak jenis pekerjaan yang menawarkan Dolar dalam jumlah yang lumayan dengan bekerja online. Contohnya adalah penerjemah, penulis artikel, audio-video editing, dan lain sebagainya.
3. Salah satu pekerjaan yang lumayan ringan adalah SPG (Sales Promotion Girl). Bekerja hanya pada event-event tertentu, tapi Anda harus tahan berdiri dan berbicara seharian.
4. Pekerjaan web programmer dan web desain. Perusahaan-perusahaan biasanya menyediakan budget yang tidak sedikit untuk jenis pekerjaan ini.
5. Penerjemah. Untuk yang satu ini, tentu diperlukan kemampuan English atau bahasa lain yang melebihi standar.
Well, terakhir, Anda perlu banyak berdo'a dan berusaha untuk mendapatkan kerja part time yang Anda dambakan. Jika Anda serius, Anda bisa mendapatkan penghasilan lumayan. Bahkan tanpa perlu keluar rumah, orang lain yang akan mencari dan menghubungi Anda.
sumber:
http://www.anneahira.com/
Merasa senang pada awalnya, namun kemudian merasa tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Tidak sedikit yang mengalami hal ini, memutuskan untuk berhenti bekerja dan beralih menjadi pekerja part time.
Sebenarnya tidak ada masalah dalam hal ini. Bekerja part time penghasilannya juga ada yang tidak jauh beda dengan bekerja fulltime. Hanya saja Anda tidak akan mendapat fasilitas yang sama. Ada kalanya Anda merasa tidak aman jika suatu saat sedang sepi job, sementara pengeluaran tetap berjalan.
Berikut beberapa tips bagi yang menginginkan kerja part time :
1. Sering-seringlah mengikuti event-event, dimana Anda berkesempatan untuk bertemu banyak orang. Ingat, kesempatan bisa datang dimanapun, kapanpun, tanpa bisa Anda prediksi.
2. Selalu membawa kartu nama untuk memasarkan diri dan kompetensi Anda.
3. Penampilan dan skill komunikasi. Hal ini penting, karena dari sini akan terbaca kepribadian kita. Bicaralah dengan bahasa general. Tidak berlebihan. Jangan bicara hal-hal yang sangat sensitif, apalagi menyombongkan diri.
4. Mengembangkan sayap. List kenalan Anda, dan tanyakan pekerjaan mereka. Siapa tahu, ada yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan job. Untuk ukuran pemula, jika mendapat tawaran kerja part time, tidak perlu memasang harga terlalu tinggi. Hitung-hitung untuk menambah pengalaman dan CV Anda.
5. Kembangkan minat dan kemampuan, seperti : mengajar les privat, membuat script, desain web, blogging, ngedit video, menjadi SPG, dan lain sebagainya. Yakinlah, suatu saat pasti ada kesempatan untuk menguji kemampuan Anda. Setidaknya, bakat yang Anda miliki menjadi competitive skill tersendiri.
6. Jika sudah memiliki 'nama', Anda bisa memasang harga. Tetapkan standar fee minimal untuk pekerjaan kamu. Hal penting yang perlu diperhatikan saat melamar kerja part time adalah kejelasan job desc dan work load. Jika Anda dibayar 20.000 untuk mengerjakan A, jangan mau dibayar 20.000 jika ternyata di lapangan Andamengerjakan ABCD. Sebagai gantinya, kerjalah dengan profesional. Nilai 20.000 rupiah yang dibayarkan kepada Anda adalah nilai yang ditukarkan dengan pekerjaan yang bernilai 20.000.
Nah, berikut beberapa jenis kerja part time yang bisa Anda lakukan :
1. Menjadi asisten Lab atau asisten dosen. Jika Anda dekat dengan dosen, banyak proyek besar yang bisa dikerjakan. Tentu saja jika kesempatan ini ada ketika Anda masih berstatus mahasiswa.
2. Manfaatkan search engine, banyak jenis pekerjaan yang menawarkan Dolar dalam jumlah yang lumayan dengan bekerja online. Contohnya adalah penerjemah, penulis artikel, audio-video editing, dan lain sebagainya.
3. Salah satu pekerjaan yang lumayan ringan adalah SPG (Sales Promotion Girl). Bekerja hanya pada event-event tertentu, tapi Anda harus tahan berdiri dan berbicara seharian.
4. Pekerjaan web programmer dan web desain. Perusahaan-perusahaan biasanya menyediakan budget yang tidak sedikit untuk jenis pekerjaan ini.
5. Penerjemah. Untuk yang satu ini, tentu diperlukan kemampuan English atau bahasa lain yang melebihi standar.
Well, terakhir, Anda perlu banyak berdo'a dan berusaha untuk mendapatkan kerja part time yang Anda dambakan. Jika Anda serius, Anda bisa mendapatkan penghasilan lumayan. Bahkan tanpa perlu keluar rumah, orang lain yang akan mencari dan menghubungi Anda.
sumber:
http://www.anneahira.com/
investasi,cara aman,cara aman berinvestasi
investasi merupakan suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi, berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan.
Istilah lain dari kata ini adalah penanaman modal.
Untuk memulai sebuah investasi dibutuhkan pertimbangan yang cermat, tidak bisa asal saja. Sebab, selain dapat menambah penghasilan seseorang juga membawa risiko keuangan, apabila gagal.
Setiap orang pasti tidak ingin rugi dalam hal ini, sebaliknya mengharapkan keuntungan. Sayangnya, tidak banyak yang tahu bagaimana bisa untung dengan meminimalisasi kerugian.
Berbagai kegagalan investasi disebabkan oleh banyak faktir, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), ketertiban hukum, dan lain-lain.
Berikut beberapa tips cerdas dalam berinvestasi :
1. Tentukan Tujuan Finansial anda.
Hasil investasi tinggi belum tentu paling cocok dengan anda. jangan lupa bahwa hasil berbanding lurus dengan resiko hilangnya nilai penanaman modal itu sendiri. Tentukan tujuan penanaman modal secara spesifik (seperti rencana pendidikan, rencana pensiun, membeli rumah, kendaraan, renovasi properti, wisata, dan sebagainya). Konsultasikan rencana-rencana ini dengan penasehat keuangan Anda.
2. Biaya dan Waktu.
Tentukan jangka waktu dan target dana yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Alokasikan dana untuk investasi secara konsisten, idealnya 10% hingga 30% dari pendapatan bulanan. Jangan memberikan keseluruhan asset Anda pada satu titik saja! Buatlah portofolio investasi sendiri yang sesuai dengan risk profile Anda. Ingat, potensi keuntungan harus sejalan dengan potensi risiko. Selalu berhati-hati terhadap segala penawaran yang memberi keuntungan tinggi tanpa risiko adalah langkah yang bijaksana.
3. Mencari Informasi.
Usahakan untuk mencari bentuk informasi yang aman dan paling menguntungkan saat ini. Pelajari secara seksama berbagai alternatif investasi beserta aspeknya, seperti tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis. Jangan lupa dengan ekspektasi para ahli tentang perkembangan ekonomi dan bisnis ke depan yang dipadupadankan dengan ekspektasi Anda sendiri. Jika melirik penanaman modal aset finansial, pilihlah perusahaaan yang memiliki Badan Pengawas, jika Lembaga Perbankan memiliki ijin dari Bank Indonesia sedangkan Lembaga Non-Bank memiliki ijin dari Bapepam-LK.
4. Mulailah sedini mungkin.
Ingat, faktor waktu memegang peranan sangat penting. Semakin muda usia Anda, semakin baik hasil yang akan Anda dapatkan. Jika Anda pemula, mulailah investasi dengan cara tidak langsung sebelum melakukannya secara langsung. Cara ideal adalah dengan membeli produk Reksa Dana (mulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, hingga yang lebih berisiko yakni Reksa Dana Saham), kemudian beranjak ke bentuk langsung ke surat berharga (Obligasi Ritel dan Saham), hingga memulai bisnis riil sendiri atau bergabung dengan mitra bisnis yang cocok dengan Anda.
Lakukan pengawasan secara periodik setiap tahun untuk memantau kinerja penanaman modal Anda. Jangan lupa untuk selalu mengkonsultasikan strategi investasi tahunan dengan penasehat keuangan Anda.
sumber:
http://www.anneahira.com/
Istilah lain dari kata ini adalah penanaman modal.
Untuk memulai sebuah investasi dibutuhkan pertimbangan yang cermat, tidak bisa asal saja. Sebab, selain dapat menambah penghasilan seseorang juga membawa risiko keuangan, apabila gagal.
Setiap orang pasti tidak ingin rugi dalam hal ini, sebaliknya mengharapkan keuntungan. Sayangnya, tidak banyak yang tahu bagaimana bisa untung dengan meminimalisasi kerugian.
Berbagai kegagalan investasi disebabkan oleh banyak faktir, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), ketertiban hukum, dan lain-lain.
Berikut beberapa tips cerdas dalam berinvestasi :
1. Tentukan Tujuan Finansial anda.
Hasil investasi tinggi belum tentu paling cocok dengan anda. jangan lupa bahwa hasil berbanding lurus dengan resiko hilangnya nilai penanaman modal itu sendiri. Tentukan tujuan penanaman modal secara spesifik (seperti rencana pendidikan, rencana pensiun, membeli rumah, kendaraan, renovasi properti, wisata, dan sebagainya). Konsultasikan rencana-rencana ini dengan penasehat keuangan Anda.
2. Biaya dan Waktu.
Tentukan jangka waktu dan target dana yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Alokasikan dana untuk investasi secara konsisten, idealnya 10% hingga 30% dari pendapatan bulanan. Jangan memberikan keseluruhan asset Anda pada satu titik saja! Buatlah portofolio investasi sendiri yang sesuai dengan risk profile Anda. Ingat, potensi keuntungan harus sejalan dengan potensi risiko. Selalu berhati-hati terhadap segala penawaran yang memberi keuntungan tinggi tanpa risiko adalah langkah yang bijaksana.
3. Mencari Informasi.
Usahakan untuk mencari bentuk informasi yang aman dan paling menguntungkan saat ini. Pelajari secara seksama berbagai alternatif investasi beserta aspeknya, seperti tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis. Jangan lupa dengan ekspektasi para ahli tentang perkembangan ekonomi dan bisnis ke depan yang dipadupadankan dengan ekspektasi Anda sendiri. Jika melirik penanaman modal aset finansial, pilihlah perusahaaan yang memiliki Badan Pengawas, jika Lembaga Perbankan memiliki ijin dari Bank Indonesia sedangkan Lembaga Non-Bank memiliki ijin dari Bapepam-LK.
4. Mulailah sedini mungkin.
Ingat, faktor waktu memegang peranan sangat penting. Semakin muda usia Anda, semakin baik hasil yang akan Anda dapatkan. Jika Anda pemula, mulailah investasi dengan cara tidak langsung sebelum melakukannya secara langsung. Cara ideal adalah dengan membeli produk Reksa Dana (mulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, hingga yang lebih berisiko yakni Reksa Dana Saham), kemudian beranjak ke bentuk langsung ke surat berharga (Obligasi Ritel dan Saham), hingga memulai bisnis riil sendiri atau bergabung dengan mitra bisnis yang cocok dengan Anda.
Lakukan pengawasan secara periodik setiap tahun untuk memantau kinerja penanaman modal Anda. Jangan lupa untuk selalu mengkonsultasikan strategi investasi tahunan dengan penasehat keuangan Anda.
sumber:
http://www.anneahira.com/
membuat Business Plan
Business Plan (BP) pada dasarnya adalah deskripsi tertulis mengenai masa depan bisnis, yang menjelaskan APA dan BAGAIMANA rencananya. BP biasanya digunakan oleh wiraswastawan yang sedang mencari calon investor untuk menyampaikan visi mereka kepada calon investor. BP juga sering kali digunakan oleh perusahaan untuk menarik karyawan penting, prospek bisnis baru, berhubungan dengan supplier, atau bahkan hanya untuk diberikan kepada siapapun agar mereka lebih mengerti bagaimana mengelola perusahaan secara lebih baik.
BP pada umumnya terdiri dari Tujuan bisnis, Strategi yang digunakan untuk mencapainya, Masalah potensial yang kira-kira akan dihadapi dan cara mengatasinya, Struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggung jawab), dan Modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan dan bagaimana mempertahankannya sampai mencapai break even.
Menarik tidaknya sebuah BP juga tergantung pada bagaimana cara menulis dan menyusunnya. Seringkali kita memiliki ide bisnis yang brilian, namun belepotan dalam mengungkapkannya dalam bentuk BP. Sebuah perencanaan Bisnis akan baik apabila mengikuti pedoman yang telah disepakati secara umum dalam dunia bisnis, baik dari segi susunan maupun isi.
Ada 3 bagian utama dari sebuah Perencanaan Bisnis:
1.Yang pertama adalah Konsep Bisnis, yang menjelaskan secara rinci industri yang digeluti, struktur bisnis, produk dan jasa yang ditawarkan dan bagaimana rencana untuk mensukseskan bisnis.
2.Yang kedua adalah market/pasar, yang membahas dan menganalisa konsumen potensial: siapa dan dimana mereka berada, apa yang menyebabkan mereka mau membeli, dan lain-lain. Dalam bagian ini, juga perlu menjelaskan persaingan yang akan dihadapi dan bagaimana memposisikan diri untuk memenangkannya.
3.Yang ketiga adalah Finansial, mencakup estimasi pendapatan dan arus kas, neraca serta rasio keuangan lainnya, seperti analisis break even. Untuk ini mungkin akan memerlukan bantuan seorang akuntan dan program software spreadsheet yang bagus.
Ketiga bagian tersebut dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi, menjadi 7 komponen kunci:
1.Executive summary
2.Deskripsi Bisnis
3.Strategi pasar
4.Analisis kompetitif
5.Rencana Desain dan Pengembangan
6.Rencana Operasi dan Manajemen
7.Faktor-faktor keuangan
Panjang pendeknya sebuah BP sangatlah tergantung fungsi perencanaan bisnis itu sendiri. Biasanya BP setebal 15 - 20 halaman. Namun jika mengajukan sebuah bisnis baru atau bahkan industri baru, maka akan memerlukan penjelasan lebih untuk menyampaikannya, bahkan mungkin sampai 100 halaman lebih. Demikian pula jika membutuhkan jutaan dolar sebagai modal untuk memulai suatu usaha yang beresiko, maka akan perlu untuk menyediakan banyak penjelasan untuk meyakinkan. Namun jika hanya ingin menggunakan perencanaan tersebut untuk tujuan internal, untuk mengatur bisnis, maka sebuah versi singkat sudah cukup memadai.
sumber:
http://www.anneahira.com/
BP pada umumnya terdiri dari Tujuan bisnis, Strategi yang digunakan untuk mencapainya, Masalah potensial yang kira-kira akan dihadapi dan cara mengatasinya, Struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggung jawab), dan Modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan dan bagaimana mempertahankannya sampai mencapai break even.
Menarik tidaknya sebuah BP juga tergantung pada bagaimana cara menulis dan menyusunnya. Seringkali kita memiliki ide bisnis yang brilian, namun belepotan dalam mengungkapkannya dalam bentuk BP. Sebuah perencanaan Bisnis akan baik apabila mengikuti pedoman yang telah disepakati secara umum dalam dunia bisnis, baik dari segi susunan maupun isi.
Ada 3 bagian utama dari sebuah Perencanaan Bisnis:
1.Yang pertama adalah Konsep Bisnis, yang menjelaskan secara rinci industri yang digeluti, struktur bisnis, produk dan jasa yang ditawarkan dan bagaimana rencana untuk mensukseskan bisnis.
2.Yang kedua adalah market/pasar, yang membahas dan menganalisa konsumen potensial: siapa dan dimana mereka berada, apa yang menyebabkan mereka mau membeli, dan lain-lain. Dalam bagian ini, juga perlu menjelaskan persaingan yang akan dihadapi dan bagaimana memposisikan diri untuk memenangkannya.
3.Yang ketiga adalah Finansial, mencakup estimasi pendapatan dan arus kas, neraca serta rasio keuangan lainnya, seperti analisis break even. Untuk ini mungkin akan memerlukan bantuan seorang akuntan dan program software spreadsheet yang bagus.
Ketiga bagian tersebut dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi, menjadi 7 komponen kunci:
1.Executive summary
2.Deskripsi Bisnis
3.Strategi pasar
4.Analisis kompetitif
5.Rencana Desain dan Pengembangan
6.Rencana Operasi dan Manajemen
7.Faktor-faktor keuangan
Panjang pendeknya sebuah BP sangatlah tergantung fungsi perencanaan bisnis itu sendiri. Biasanya BP setebal 15 - 20 halaman. Namun jika mengajukan sebuah bisnis baru atau bahkan industri baru, maka akan memerlukan penjelasan lebih untuk menyampaikannya, bahkan mungkin sampai 100 halaman lebih. Demikian pula jika membutuhkan jutaan dolar sebagai modal untuk memulai suatu usaha yang beresiko, maka akan perlu untuk menyediakan banyak penjelasan untuk meyakinkan. Namun jika hanya ingin menggunakan perencanaan tersebut untuk tujuan internal, untuk mengatur bisnis, maka sebuah versi singkat sudah cukup memadai.
sumber:
http://www.anneahira.com/
Subscribe to:
Posts (Atom)